Rabu, 15 Februari 2012

Konfigurasi Samba Server Debian 4




> Install samba :

# apt-get install samba smbfs smbclient

> lalu edit dan hilangkan tanda (;) di smb.conf :
# pico /etc/samba/smb.conf

workgroup = WORKGROUP

security = share

guest account = nobody


#======================= Share Definitions =======================


[homes]
comment = Home Directories
browseable = no

[printers]
comment = All Printers
browseable = no
path = /var/spool/samba
printable = yes
public = no
writable = no
create mode = 0700

[data]
comment = data
path = /home/ftp -> letak folder yg akan ditampilka/di sharhng
public = yes
browseable = yes
read only = yes
writeable = yes
guest ok = yes


[pephy]
comment = pephy
path = /home/pephy -> letak folder yg akan ditampilka/di sharing
public = yes
browseable = yes
read only = no
writeable = yes
guest ok = yes

> Kemudian restart samba : /etc/init.d/samba restart

> cek samba di komputer client ….

Konfigurasi FTP Debian 4




File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol jaringan standar yang digunakan untuk pertukaran dan memanipulasi file melalui TCP / IP berbasis jaringan, seperti Internet. FTP dibangun pada arsitektur client-server dan menggunakan kontrol terpisah dan sambungan data antara klien dan server aplikasi. Aplikasi-aplikasi client awalnya interaktif tool baris perintah dengan sintaks perintah yang standar, tetapi antarmuka pengguna grafis telah dikembangkan untuk semua sistem operasi desktop yang digunakan saat ini. FTP juga sering digunakan sebagai komponen aplikasi untuk secara otomatis mentransfer file program fungsi internal. FTP dapat digunakan dengan user otentikasi berbasis password atau dengan pengguna anonim akses. The Trivial File Transfer Protocol (TFTP) adalah sama, namun disederhanakan, tidak dioperasikan, dan versi tidak terauthentikasi FTP.


Berikut cara setting dan konfigurasinya :

> Install vsftpd

Dgn cara : #apt-get install vsftpd

> Konfigurasi dan edit vsftpd.conf : (Hilangkan tanda # );

Listen = yes
anonymous_enable = yes
local_enable = yes
write_enable = yes
anon_upload = yes
anon_mkdir_write_enable = yes
dir message_enable = yes
xferlog_enable = yes

> Kemudian restart : # /etc/init.d/vsftpd restart

> Masukkan file atau data yang ingin di tampilkan di public dg cara .

# mc
# masukkfile anda di direktori /home/ftp

> Ketik ip ftp anda di web browser …

Konfigurasi WEB mail Debian 4



> I. Install Postfix. Dgn perintah :
 

# apt-get install postfix

Kemudian edit&konfigurasi postfix seperti di bawah ini. Dgn perintah :
# pico /etc/postfix/main.cf
myhostname = mail.pephy.com -> isi sesuai mail.domain anda
mydomain = pephy.com -> isi sesuai domain anda
myorigin = /etc/mailname
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
mydestination = localhost, localhost.localdomain, , localhost
relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8, 192.168.123.0/24
# mailbox_command = procmail -a "$EXTENSION"
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all
inet_protocol = all
home_mailbox = Maildir/


> 2. Instal apache2 , php5 dan courier. Dgn cara : 
# apt-get install apache2 php5 courier-imap courier-pop

Lalu edit dan tambahkan text di bawah ini: 
# pico /etc/apache2/apache2.conf
Include /etc/squirrelmail/apache.conf
ServerName 192.168.123.13

> 3. Instal squirrelmail juga .
Dgn perintah :
# apt-get install squirrelmail

> 4. Kemudian buat 2 user dan password masing2 :

# adduser user1
# adduser user2

> 5. Buat direktori mail di direktori /etc/skel. Dgn perintah : 
# maildirmake Maildir

> Kemudian masuk ke user masing2 dan berikan hak akses seperti contoh di bawah.

localhost:/home/user1# chmod 777 Maildir/
localhost:/home/user2# chmod 777 Maildir/

> 6. Restart postfix dan apache2 :

#/etc/init.d/postfix restart
#/etc/init.d/apache2 restart

> 7. Cek di browser anda dan coba login di squirrelmail anda .

ketik : http://domainanda/squirrelmail

Konfigurasi DHCP Server Debian 4



1. Install dhcp
# apt-get install dhcp3-server

2. edit seperti ini dan hilangkan tanda (#) di dhcp.conf :
# pico /etc/dhcp3/dhcp.conf

cari text ;

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.1 192.168.1.4;
range 192.168.1.6 192.168.1.154;
option domain-name-servers 192.168.123.13;
option domain-name “sayko.com”;
option routers 192.168.1.5;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

> Restart dhcp: # /etc/init.d/dhcp3-server restart

> Dan setting client dg ip dhcp.

Konfigurasi Proxy Server Debian 4




> Install squid

# apt-get install squid

> Matikan squid dahulu :
# /etc/init.d/squid stop

> Edit squid :
#pico /etc/squid/squid.conf

cari dan tambahkan : ( hilangkan tanda # )

http_port 3128 transparent -> port default proxy
cache_mem 16 mb
cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
cache_mgr admin@pephy.com
visible_hostname proxy.tkj.com -> nama visible hostname kamu
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
auth_param basic casesensitive off

> Kemudian cari tulisan : acl CONNECT method CONNECT, dan tambahkan

acl situs url_regex -i “/etc/situsterlarang.txt” -> u/ blokir setiap situs
http_access deny situs
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

> lalu save .


> Konfigurasi interfacenya : 
# pico /etc/network/interface

iface lo inet loopback

iface eth0 inet static
address 192.168.123.13
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.123.1

iface eth2 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255
network 192.168.1.0

auto eth0 eth2

auto lo

> Lalu buat file untuk mengeblok situsnya :
# mcedit /etc/situsterlarang.txt

facebook
friendster
yahoo

> Dan save.

> Buat swap :
# squid -z

> Kemudian aktifkan ip_forwading dan tabel routing dg perintah :

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forwad
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -j MASQUERADE

> Lalu kita REDIRECT port 80 ke port 3128 dg perintah :

# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-ports 3128
# iptables-save

> Lalu restart squid ;
# /etc/init.d/squid restart

> Cek situs yg telah di blok / dipindahkan portnya …


NB : 

Untuk menyetting/menambahkan setting waktu, ketikkan:
acl waktu time MTWHFA 01:00-12:00
acl jam time MTWHFA 12:30-24:00
http_access deny waktu
http_access deny jam

Semoga suksess :) :)

Konfigurasi DNS Server Debian 4




DNS Server merupakan mesin penerjemaah antara Domain dan IP Address. Sehingga memiliki fungsi untuk mengubah alamat IP menjadi domain misalnya alamat IP 202.121.17.181 menjadi domain www.naditkj.web.id ataupun sebaliknya. DNS dalam kehidupan sehari-hari tentu sangat berpengaruh, coba bayangkan jika kita menghafal satu persatu alamat website dengan hafalan IP pasti sangat membingungkan kan? Kita hampir setiap hari membuka situs fb coba bayangkan jika harus selalu menuliskan IP misalnya 201.122.34.33 mungkin kamu akan kewalahan, tapi dengan adanya DNS maka hanya tinggal menuliskan URL: facebook.com. Karna itu mari kita belajar
 Install dan konfigurasi DNS server pada linux debian.
Pertama seperti biasa konfigurasi dulu IP address servernya disini saya menggunakan IP 192.168.0.10
# nano /etc/network/interfaces
Tambahkan perintah seperti berikut:
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.10
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.0.255
network 192.168.0.0
gateway 192.168.0.1
# /etc/init.d/networking restart
save dan jangan lupa restart networknya. Karena sebelum di restart maka IP tidak akan berubah. Disini saya menggunakan gateway, tapi untuk pembuatan DNS server secara offline tidak menggunakan gateway juga tidak apa-apa.
nah pastikan cek ip address dengan menggunakan perintah:
# ifconfig
jika berhasil perhatikan IP pada eth0
dns serverOke, IP sudah jadi kita langsung install bind9
# apt-get install bind9
copy zones.rfc1918 ke named.conf.local
# cp /etc/bind/zones.rfc1918 /etc/bind/named.conf.local
# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.a
# cp /etc/bind/db.255 /etc/bind/db.b
# nano /etc/bind/named.conf.local
hapus dan sisakan saja 2 baris dan edit sehingga menjadi seperti ini:
named.confnady.net itu adalah domain yang akan dibuat, sedangkan 0.168.192 itu adalah IP hanya dibalikkan.
# nano /etc/bind/db.a
edit seperti berikut:
db bind9# nano /etc/bind/db.b
edit menjadi:
db bind
Nah setelah berhasil di edit semua maka kita tinggal mengedit resolv.conf
# nano /etc/resolv.conf
edit menjadi seperti ini:
resolv.confsetelah selesai semua maka kita restart network sama bind9 nya…
# /etc/init.d/networking restart
# /etc/init.d/bind9 restart
untuk memastikan bind berhasil maka kita lakukan nslookup dan dig
# nslookup www.nady.net
bind with nslookup# dig www.nady.net
bind with digjika tampilan sudah seperti itu maka untuk Install dan Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian saya ucapkan selamat anda berhasil.

Konfigurasi WEB Server Debian 4


Linux merupakan SO yang stabil dan banyak digunakan untuk keperluan webserver. teknologi yang banyak digunakan dalam membangun web server adalah LAMP (linux,apache,mysql, dan php)
INSTALASI
1. bertindak sebagai root
2. instal webserver apache2
debian:~# apt-get install apache2
Reading package lists… Done
Building dependency tree… Done
The following extra packages will be installed:
apache2-mpm-worker apache2-utils apache2.2-common libapr1 libaprutil1 libpq4
libsqlite3-0
The following NEW packages will be installed:
apache2 apache2-mpm-worker apache2-utils apache2.2-common libapr1
libaprutil1 libpq4 libsqlite3-0
0 upgraded, 8 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 2428kB of archives.
After unpacking 6300kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main libapr1 1.2.7-8.2 [109kB]
Get:2 http://kambing.ui.edu stable/main libpq4 8.1.13-0etch1 [284kB]
Get:3 http://kambing.ui.edu stable/main libsqlite3-0 3.3.8-1.1 [194kB]
Get:4 http://kambing.ui.edu stable/main libaprutil1 1.2.7+dfsg-2 [68.5kB]
Get:5 http://kambing.ui.edu stable/main apache2-utils 2.2.3-4+etch6 [344kB
3. setelah apache terinstal. buktikan dengan membuka web browser dan buka halaman http://localhost, atau jika dns sudah terinstal sebelumnya anda dapat menuliskan alamat webnya contoh http://www.debianmaros.org, dan akan terlihat tampilan berikut :
apachehasil
3. anda dapat melihat file-file web dalam folder /var/www/apache2-default
lokasi-apache21
4. instal php5
debian:~# apt-get install php5
5. buatlah file baru dengan nama cobacoba.php
debian:~# nano /var/www/cobacoba.php
6. tuliskan kalimat berikut di dalamnya
<? phpinfo(); ?>
phpinfo1
7. jalankan web browser, dan buka halaman web andahttp://www.debianmaros.org/cobacoba.php
webphp2
8. instal php5-mysql
debian:~# apt-get install php5-mysql
Reading package lists... Done
Building dependency tree... Done
The following extra packages will be installed:
libmysqlclient15off mysql-common
The following NEW packages will be installed:
libmysqlclient15off mysql-common php5-mysql
0 upgraded, 3 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 1911kB of archives.
After unpacking 4289kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main mysql-common 5.0.32-7etch6 [54.2kB]
Get:2 http://kambing.ui.edu stable/main libmysqlclient15off 5.0.32-7etch6 [1792k
9. instal mysql-server
debian:~# apt-get install mysql-server
Reading package lists... Done
Building dependency tree... Done
The following extra packages will be installed:
libdbd-mysql-perl libdbi-perl libnet-daemon-perl libplrpc-perl
mysql-client-5.0 mysql-server-5.0
Suggested packages:
dbishell libcompress-zlib-perl tinyca
The following NEW packages will be installed:
libdbd-mysql-perl libdbi-perl libnet-daemon-perl libplrpc-perl
mysql-client-5.0 mysql-server mysql-server-5.0
0 upgraded, 7 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 33.4MB of archives.
After unpacking 86.9MB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main libnet-daemon-perl 0.38-1.1 [45.8kB]
Get:2 http://kambing.ui.edu stable/main libplrpc-perl 0.2017-1.1 [34.9kB]
Get:3 http://kambing.ui.edu stable/main libdbi-perl 1.53-1etch1 [676kB]
10. buat password untuk mysql
   debian:~# mysqladmin -u root password Passwordmu
11. konfigurasi file php.ini dengan mengetikkan
#nano /etc/php5/apache2/php.ini
phpini
12. carilah baris ; extension=mysql.so, …..(pake ctrl+w) untuk search kalimat, lalu ketik mysql.so ……..hilangkan tanda titik koma (;) didepannya hingga menjadi extension=mysql.so
mysqlso1
13. restart apache
debian:~# /etc/init.d/apache2 restart
14. jika mysql telah terinstal, lakukan pengetesan dengan masuk ke mysql
debian:~# mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 10
Server version: 5.0.32-Debian_7etch6-log Debian etch distribution
Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.
mysql>
15. instal phpmyadmin
debian:~# apt-get install phpmyadmin
Reading package lists… Done
Building dependency tree… Done
Recommended packages:
php5-mcrypt php4-mcrypt php5-gd php4-gd
The following NEW packages will be installed:
phpmyadmin
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 3608kB of archives.
After unpacking 14.1MB of additional disk space will be used.
Get:1 http://kambing.ui.edu stable/main phpmyadmin 4:2.9.1.1-8 [3608kB]
16. konfigurasi file apache2.conf
debian:~# nano /etc/apache2/apache2.conf
17. pada file apache2.conf tsb, buat sebuah alias baru bernama “phpmyadmin” dan diarahkan ke /usr/share/phpmyadmin dengan menggunakan kode
Alias /phpmyadmin “/usr/share/phpmyadmin/”
<directory “/usr/share/phpmyadmin”>
Options Indexes MultiViews
AllowOverride None
order allow,deny
Allow from all
</Directory>
18. aksek phpmyadmin melalui web browser dengan mengetikkan pada halaman web
http://www.debianmaros.org/phpmyadmin/index.php
welcome2
19. tuliskan user dan passwordnya sehingga akan muncul tampilan berikut :
phpmyadmin3